Selalu ada harapan bagi mereka yang berdoa. Dan selalu ada jalan bagi mereka yang berusaha

Senin, 08 April 2013

PENTINGNYA MOTIVASI



Sebelum kita membahas motivasi lebih dalam ada baiknya kita pahami terlebih dahulu arti kata motivasi. Motivasi adalah dorongan psikologis yang mengarahkan seseorang ke arah suatu tujuan. Motivasi membuat keadaan dalam diri individu muncul, terarah, dan mempertahankan perilaku, menurut Kartini Kartono motivasi menjadi dorongan (driving force) terhadap seseorang agar mau melaksanakan sesuatu. Motivasi yang ada pada setiap orang tidaklah sama, berbeda-beda antara yang satu dengan yang lain. Untuk itu, diperlukan pengetahuan mengenai pengertian dan hakikat motivasi, serta kemampuan teknik menciptakan situasi sehingga menimbulkan motivasi/dorongan bagi mereka untuk berbuat atau berperilaku sesuai dengan apa yang dikehendaki oleh individu lain.

Sebuah motivasi bisa membangkitkan semangat sesorang untuk bisa melakukan sesuatu yang lebih baik dari sekarang. Tidak hanya untuk orang yang dalam keadaan terpuruk, namun motivasi diperlukan bagi semua orang untuk mengubah hidupnya menjadi yang lebih baik. Motivasi memegang peran utama bagi kehidupan sesorang, terlebih lagi bagi para entrepreneur. Karena kehidupan ini begitu penuh semangat, maka dari itu penting bagi kita untuk memotivasi diri kita yang mampu membangkitkan keinginan kita dalam mencapai segala tujuan-tujuan kita. Yang kemudian motivasi ini kita gantungkan dalam visi dan misi hidup ataupun bisnis kita. Dengan diiringi dengan motivasi, maka bagi kita akan lebih bersinergi dan memiliki semangat yang luar biasa dalam melakukan setiap tindakan.

Sebenarnya, ketika kita membicarakan masalah motivasi, maka kita mengenal ada 2 (dua) jenis motivasi, yaitu motivasi dari diri sendiri dan motivasi dari orang lain. Tentunya dengan jenis motivasi ini, maka kita dapat mengetahui dan merasakan bahwa keduanya mempunyai peranan penting dalam memberikan dukungan pencapaian keberhasilan hidup, khususnya dalam kegiatan kewirausahaan. Jika motivasi dari diri sendiri merupakan motivasi yang tumbuh dan berkembang dari dalam diri sendiri sebagai bentuk kesadaran atas pentingnya ikut serta dalam percaturan kehidupan, maka motivasi dari orang lain merupakan kesinergisan kita dengan orang lain. Dan, salah satu motivasi dari luar dapat kita peroleh dari membaca buku tentang motivasi. Dengan buku motivasi inilah, maka kita dapat mengambil banyak pelajaran untuk dapat mengembangkan diri kita.

Keberadaan motivasi tidak lain adalah untuk dapat mengembangkan diri secara maksimal berbasis pada kemampuan usaha anda. Setiap orang, sebenarnya mempunyai kemampuan untuk berusaha, tetapi dalam konteks usaha komersial, masih banyak orang yang meragukan kemampuan dirinya sendiri. Sehingga semua yang ada dalam kehidupannya hanyalah mimpi. Stop dreaming, and action now!! Carilah motivasi diri, motivasi diri anda sendiri. Bisa lewat buku yang menjadi referansi, atau dari seseorang bisa membuat anda terinspirasi. Dengan adanya motivasi kerja yang anda miliki, itu akan membuat anda menjadi seorang yang yakin terharap kemampuan diri anda sendiri. Dan menjadikan anda seorang yang lebih semangat dalam menapakkan kaki di dunia bisnis yang akan anda geluti. Apalagi jika saat ini anda benar-benar sudah terjun sebagai pebisinis, maka motivasi merupakan satu dari sekian hal yang sangat wajib anda cari,untuk mencas dan membangun semangat diri.  

Senin, 25 Maret 2013

Jilbabku Identitasku


Sebagai seorang muslimah selalu mencoba untuk bisa melaksanakan apa yang Tuhanku perintahkan. Ku ingin terus memperbaiki penampilanku, dan terus menggali ilmu sampai nanti terhenti nafasku. Hanya untuk Tuhanku, ku niatkan terus belajar memperbaiki pakaian taqwaku. Bukan untuk orang lain atau siapapun, tetapi inilah perintah Tuhanku. Apapun itu, aku ingin selalu tampil cantik dihadapan Tuhanku, bukan karena lipstik, make up, perhiasaan, ataupun baju model terbaru. Karena bukan itu ukuran cantik di mata Tuhanku. Mata Tuhanku lebih tajam, dan Dia lebih paham dalam menilai kecantikan seseorang. Dalam pandangan-Nya, Dia memiliki kriteria kecantikan yang lebih tinggi di bandingkan makhluk penghuni bumi. Mungkin kriteria itu bagi sebagian manusia terlalu sangatlah sederhana, tetapi tidak menurut Tuhanku, karena di dalamnya sangat besar manfaatnya bagiku dan bagi muslimah lainnya.

Inilah pakaian taqwaku,…..dengan segala kesederhanaan yang Tuhanku mau. Karena sesungguhnya aku ingin bisa selalu terlihat cantik di mata Tuhanku dan bukanlah sekedar ukuran cantik dalam pandangan mata umat-Mu. Inilah pakaian taqwaku, seperti yang tertuang dalam firman-Mu. Agar aku selalu ingat, bahwa perintah-Mu tak pernah merugikan diriku.

“Wahai anak cucu adam! Seesungguhnya kami telah menyediakan pakaian untuk memutupi auratmu dan untuk perhiasan bagimu. Tetapi pakaian taqwa, itulah yang lebih baik. Demikianlah sebagian tanda-tanda kekuasaan Allah, mudah-mudahan meraka ingat.” (Al A’raf; 26)

Tak peduli walaupun akan ada orang yang menjibirku, karena pakaian yang dianggap ketinggalan zaman ataupun tak fashionable yang tidak mengikuti trend masa kini. Kurang modisnya pakaianku, terlalu biasanya penampilanku, sehingga banyak komentar yang hadir dari mulut hamba-hamba-Mu. Ah biarkan saja, yang penting aku nyaman dengan pakaian taqwaku…aku tak peduli, yang penting Tuhan tersenyum dan senang melihat penampilanku kini. Ku hanya ingin mencoba melaksanakan perintah dan membahagiakan Tuhanku, segala komentar mungkin hanya semu yang tak akan menyurutkan langkah untuk selalu mempertahankan pakaian yang menjadi kesukaan-Mu. Sesungguhnya aku tahu, banyak dari hamba-Mu yang mengerti akan keutamaan dan hukum jilbab yang sudah menjadi perintah-Mu. Namun, diantara mereka masih banyak yang merasa enggan untuk beranjak menjalankan perintah-Mu dengan alasan yang mungkin tak lazim bagi-Mu. Sementara jelas, bahwa jilbab adalah tergolong dalam pakaian taqwa dan sebaik-baik pakaian dalam pandangan-Mu.

“Wahai Nabi katakanlah pada istri-istrimu, anak-anak perempuanmu, dan istri-istri orang mukmin,”hendaklah mereka menutupkan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka.” Yang demikian itu agar mereka lebih dikenali, sehingga mereka tidak diganggu. Dan Allah Maha Pengampun, Maha Penyayang.” (Al Ahzab; 59)

Ketahuilah, Tuhanku menciptakan wanita dengan segala keindahannya, dan karena keindahannya itulah Tuhan memerintahkanku untuk menutupi aurat secara rapi sampai kepala dan rambutku. Karena Tuhanku ingin menjaga kecantikan wanita, dan tak ingin identitasnya sebagai wanita mulia hilang dari pandangan-Nya, serta menjaga kehormatannya agar jauh dari hal yang akan merugikannya. Pernah timbul pertanyaan sekilas dari seorang teman, kenapa aku harus berjilbab? Jawaban yang paling mudah dan sederhana adalah karena hukum berjilbab (menutup aurat) adalah wajib dalam islam.

“Dan janganlah mereka (wanita-wanita beriman) menampakkan perhiasannya, kecuali yang biasa nampak darinya (muka dan telapak tangan), dan hendaklah mereka mengulurkan khimar (kerudung) ke dadanya.” (An Nur; 31)

Namun, bukan hanya itu yang harus kita pahami ketika berbicara tentang jilbab. Karena jilbab memiliki makna tersendiri, jilbab adalah pakaian istimewa yang tidak hanya sekedar kain penutup kepala dan rambut saja. Kita harus pahami apa saja manfaatnya, dan bagaimana cara pemakaian yang sebenarnya. Agar tak hilang makna jilbab yang sebenarnya, dan agar tetap terkandung nilai-nilai kesyar’iannya. Dengan begitu, akan benar-benar bisa kita rasakan manfaat jilbab yang sesungguhnya. Sebagai ilustrasi mari kita cermati, ketika kita melihat ada dua wanita berjalan kaki, satu diantaranya memakai jilbab yang menutup auratnya dengan sangat rapi, sementara yang satunya lagi tanpa jilbab dan mungkin bisa dibilang dengan pakaian modis dan seksi yang dibilang ala trend masa kini. Hayooo…coba kita tebak, siapa yang banyak memiliki potensi menarik perhatian para pria dan menimbulkan hasrat untuk digoda? Tak perlu dibahas panjang lebar lagi, kita semua pasti sudah tahu apa yang menjadi jawabannya. Pasti jawabannya adalah, hmmm….???? Betul sekali, itulah rata-rata jawaban yang sering ku temui setiap kali diskusi tentang wacana ini. Dan mirisnya lagi, diantara jawaban teman-teman diskusi ada beberapa jawaban yang kutemui dari pihak pria yang berpendapat bahwa wanita berbusana seksi hanya untuk dinikmati, tapi bukan untuk kriteria dijadikan calon istri. Wanita dengan busana seksi cukup hanya untuk dijadikan latihan oleh para pria hanya untuk sekedar happy, sebelum akhirnya mereka mencari wanita yang baik-baik untuk teman hidup dan anak-anaknya nanti. Benar tidaknya aku tak tahu pasti, tapi itulah faktanya hasil jejak pendapat dari pertanyaan hasil diskusi kecil tentang jilbab dan dunia masa kini, jawaban sebagian teman dari segala kalangan dengan berbagai macam persepsi yang entah atas dasar apa mereka berargumentasi.

Ternyata tanpa di sadari atau tidak, begitu banyak pintu-pintu keburukan yang akan terbuka ketika seorang wanita mulai memakai pakaian seksi. Tanpa sadar atau tidak, ternyata pakaian seksi dapat begitu mudahnya dosa tersebar di mana-mana. Bahkan Abudurrahman Nusantari dalam bukunya yang berjudul “21 Resiko Buruk Busana Seksi” berpendapat bahwa pakaian seksi merupakan pakaian kehancuran bagi wanita itu sendiri. Ingatlah sebuah peringatan yang mengatakan bahwa kebanyakan isi neraka adalah kaum wanita. Memang tak tampak jelas pengaruhnya, tapi sadarkah kita betapa orang yang melihat aurat kitapun sesungguhnya akan terkena dampaknya. Paling tidak saudariku, jika engkau masih belum siap memakai busana atau jilbab, pakailah busana pantas dan sopan yang tidak mengundang warna-warna pakaian menggoda. Memang, busana pantas yang belum menutup seluruh aurat belum bisa disebut sebagai busana muslimah, tetapi itu lebih baik untukmu. Berusaha tampillah secara elegant, rapi, sopan, dan mencerminkan kepribadianmu sebagai wanita yang terhormat dan cerdas. Sambil terus belajar, dengan demikian insyaallah hingga akhirnya pelan-pelan kau akan sampai pada taraf busana ideal yang Tuhan perintahkan.

Dan inilah jilbabku, sebagai identitasku. Yang membawa rasa aman bagi setiap perjalananku, dan ketentraman sosialku yang insyaallah akan selalu tetap kujaga di setiap waktu sebagai tanda ketaatan terhadap Tuhanku. Demikianlah bukti dan janji yang telah Tuhan jelaskan untukku dan saudari-saudariku, betapa besar pengaruh jilbab bagi kehidupan seorang wanita yang mencerminkan identitas dirinya sebagai muslimah. Apapun alasannya, hanya ingin mengatakan tidak ada ruginya ketika seluruh tubuhmu tertutup rapi dengan busana dan jilbab, dengan jilbab kita akan menemukan banyak kebaikan-kebaikan. Karena seorang wanita yang telah menunaikan shalat, zakat, dan puasa ramadhan, kemudian dia menjauhi dosa-dosa besar, kemudian dia berbusana muslimah secara rapi, sungguh wanita itu telah mendapat dunia seluruhnya. Tinggal dia kelak berharap akan memperoleh surga abadi di akhirat. Wahai saudari-saudariku, jangan enggan untuk berjilbab. Belajarlah untuk bisa memakainya, secara bertahap dan mulailah dari hal kecil semampu dirimu. Kelak kau akan merasakan indahnya imbalan atas pakaian taqwa yang Tuhan perintahkan kepadamu. Dan kini akupun berani mengatakan jilbabku identitasku, inilah pakaian iman yang memberikan rasa aman bagiku yang diberasal dari Tuhanku. Di ciptakannya wanita sebagai sebaik-baik perhiasan dunia. Karena “Dunia itu perhiasan, dan sebaik-baik perhiasan adalah wanita shalihah.” (HR. Muslim). Ini hanyalah sepenggal catatan yang ku tulis di atas hasil obrolan kecilku, mohon maaf bagi yang tidak setuju dan kurang berkenan dan selebihnya wa’allahu alam bisawab adanya….